Gambar sex janda Pantyhose live cams

Posted by / 31-Aug-2017 00:52

Istriku, Riris, sedang ditugaskan dari kantor tempatnya bekerja untuk mengikuti suatu pelatihan yang dilaksanakan di kota lain selama dua minggu. Kalau mau tidur rasanya kok aneh juga, kok sendirian dan sepi, padahal biasanya ada istri di sisiku. Aku teringat peristiwa yang aku alami dengan ibu mertuaku.Novel Seks – Ibu mertuaku memang bukan ibu kandung istriku, karena ibu kandung Riris telah meninggal dunia.Cerita Ngentot Terganas “Buu, malam ini ibu nggak usah pulang. Tiada kata-kata yang keluar, tidak dapat diwujudkan dalam kata-kata. Kami menumpahkan kerinduan kami hanya apabila benar-benar aman.Kami saling mengasihi, antara ibu dan anak, antara seorang pria dan seorang wanita, kami tulus mengasihi satu sama lain. Hari-hari selanjutnya berjalan normal seperti biasanya. Tetapi kami banyak kesempatan untuk sekedar berciuman dan membelai.Seperti biasa aku selalu bersikap sopan dan hormat pada ibu mertuaku.Dalam perjalan pulang itu, aku memberanikan diri bertanya, “Bu, ngapain sih dulu ibu kok cium Tomy? “Aah, kamu ini kok maih diingat-ingat juga siih”, jawab ibuku sambil memandangku. “Naah, tambah kurang ajar thoo, Ingat Riris lho Tom.., Nanti kedengaran ayahmu juga bisa geger lho Tom”.

Ibu mertuaku ini umurnya sekitar 40 tahun, wajahnya ayu, dan tubuhnya benar-benar sintal dan padat sesuai dengan wanita idamanku. Waktu itu aku duduk berdua di kamar keluarga sambil membicarakan persiapan perkawinanku. Dalam kegelapan itu, ibu mertuaku (waktu itu masih calon) berdiri, saya pikir akan mencari lilin, tetapi justru ibu mertuaku memeluk dan menciumi pipi dan bibirku dengan lembut dan mesra.

Ibu mertuaku juga sayang sama kami, walaupun Riris adalah anak tirinya.

Pagi-pagi hari berikutnya, aku ditelepon ibu mertuaku, minta agar sore harinya aku dapat mengantarkan ibu menengok famili yang sedang berada di rumah sakit, karena ayah mertuaku sedang pergi ke kota lain untuk urusan bisnis. Sore harinya kami jadi pergi ke rumah sakit, dan pulang sudah sehabis maghrib.

Dirangkulnya lagi diriku dan berbisik, “Tom, bawalah Ibu ke kamar.., Enakan di kamar, jangan disini”. Kami duduk di tempat tidur, sambil beciuman aku buka pakaian ibu mertuaku.

Dengan berangkulan kami masuk ke kamar tengah yang kosong. Aku merasa tidak enak dengan Riris apabila kami memakai tempat tidur di kamar kami. Aku sungguh terpesona dengan kulit ibuku yang putih bersih dan mulus dengan buah dadanya yang besar menggantung indah. Celana dalamnya aku pelorotkan dan aku pelorotkan dari kakinya yang indah.

Gambar sex janda-83Gambar sex janda-13Gambar sex janda-80

Hidungmu, bibirmu, matamu yang agak kurang ajar itu kok membuat ibu jadi gemes banget deeh sama kamu.

One thought on “Gambar sex janda”